Banyak orang menyimpan kalung putus, cincin penyok, atau gelang yang sudah kehilangan bentuknya di dalam laci selama bertahun-tahun. Sebagian bahkan membuangnya karena merasa barang itu sudah tidak ada gunanya. Padahal emas tidak kehilangan nilainya hanya karena bentuknya berubah.
Emas rusak tetap emas
Emas adalah logam yang tidak berkarat dan tidak lapuk. Kalung yang putus, cincin yang penyok, atau liontin yang patah tetap mengandung emas dalam jumlah yang sama seperti sebelum rusak. Yang hilang hanyalah nilai kerajinan atau ongkos pembuatannya, bukan nilai logamnya.
Karena itu, ketika emas rusak dijual, perhitungannya kembali ke dua hal paling dasar: berapa kadar emasnya dan berapa beratnya. Bentuk fisik tidak lagi jadi pertimbangan utama.
Dua hal yang benar-benar menentukan harga
Kadar
Kadar menunjukkan seberapa murni emas di dalam perhiasan Anda. Semakin tinggi kadarnya, semakin tinggi pula nilainya per gram. Kadar diperiksa dengan uji air keras atau alat uji khusus, bukan ditebak dari warna atau cap yang tertera.
Cap di perhiasan kadang tidak akurat, terutama pada emas lama atau emas buatan luar negeri. Itu sebabnya pengujian ulang selalu dilakukan sebelum harga ditentukan.
Berat
Berat ditimbang dengan timbangan digital yang terstandar. Perhiasan yang sudah patah biasanya kehilangan sedikit berat kalau ada bagian yang benar-benar hilang, tetapi selama potongannya masih ada, beratnya tetap dihitung penuh.
Karena itu, jangan buang serpihan atau bagian kecil yang terlepas. Rantai yang putus di tiga tempat tetap bernilai sama dengan rantai utuh, asalkan semua potongannya Anda bawa.
Kesalahan yang sering terjadi
- Menyimpan terlalu lama. Emas rusak yang disimpan bertahun-tahun tidak bertambah rusak, tetapi Anda kehilangan kesempatan memakai dananya. Kalau memang tidak akan diperbaiki, tidak ada alasan menahannya.
- Membuang potongan kecil. Patahan sekecil apa pun tetap punya berat. Kumpulkan semuanya dalam satu wadah.
- Menerima penawaran pertama tanpa melihat prosesnya. Kalau pembeli menyebut harga tanpa menimbang dan menguji di depan Anda, angka itu tidak punya dasar.
- Memperbaiki dulu baru menjual. Biaya perbaikan hampir selalu lebih besar daripada tambahan harga yang Anda dapat, karena pembeli tetap menghitung berdasarkan kadar dan berat.
Cara menyiapkan emas rusak sebelum dijual
- Kumpulkan semua bagian, termasuk patahan dan pengait yang lepas, ke dalam satu wadah kecil.
- Pisahkan bagian yang bukan emas, misalnya batu, mutiara, atau tali kulit. Bagian ini tidak ikut dihitung sebagai emas.
- Foto seluruh isinya dalam satu gambar dengan pencahayaan yang cukup.
- Kalau ada timbangan dapur di rumah, timbang kasar dulu supaya Anda punya gambaran awal.
- Kirim fotonya untuk mendapatkan estimasi sebelum transaksi berlangsung.
Yang perlu Anda tanyakan ke pembeli
Sebelum sepakat, tanyakan tiga hal berikut. Jawabannya akan memberi tahu Anda banyak tentang cara mereka bekerja.
- Apakah pengujian kadar dilakukan di depan saya?
- Timbangan apa yang dipakai, dan boleh saya lihat angkanya?
- Apakah ada potongan di luar perhitungan kadar dan berat? Kalau ada, untuk apa?
Pembeli yang bekerja dengan jujur tidak akan keberatan menjawab ketiganya.
Penutup
Emas patah dan rusak bukan barang sisa. Nilainya masih ada, utuh, di dalam logamnya. Yang Anda butuhkan hanya pembeli yang mau menghitungnya secara terbuka dan tidak memotong harga hanya karena bentuknya sudah tidak sempurna.